Sejarah Terbentuknya Batu Akik

Sejarah Terbentuknya Batu Akik

Sejarah Terbentuknya Batu Akik – Batuan mulia sendiri juga merupakan anggota elite dari beragam mineral alam. Disebut elite sendiri karena dari sekitar 3.000 jenis mineral di Bumi, hanya terdapat 150-200 yang ternyata masih bisa tergolong ke dalam batuan mulia.

Awalnya terjadi batu mulia ini sendiri karen adanya aktivitas dari dapur magma di perut Bumi. Batuan cair bersuhu di atas 1.000 derajat celsius ini sendiri terus bergerak dalam selubung atau mantel Buminya. Di luar mantel ini sendiri adalah lapisan kerak Bumi, yang telah tersusun dari lempeng-lempeng yang terus bertumbukan dan menyisakan banyak retakannya. Tekanan yang kuat dari dalam https://www.warunkupnormal.com/ cenderung mendorong magma dalam mencari jalan keluar menuju ke permukaan.

Ketika cairan superpanas dan bertekanan tinggi ini mulai naik, cairan ini akan melarutkan berbagai batuan lain yang ada di dalamnya dan terjadilah proses pelarutan atau ubahan hidrotermal. Intan sendiri merupakan batuan yang terbentuk di lapisan luar mantel Bumi, pada kedalaman hingga 161 kilometer. Pada kedalaman ini sendiri, tekanan bisa mencapai 4 gpa dan suhu hingga lebih dari 1.350 derajat celsius. Tekanan yang luar biasa kuat dan suhu yang luar biasa panas ini sendiri kemudian mengubah mineral karbon anorganik di kerak Bumi yang dilewati hidrotermal dan menjadi kristal intan.

Kebanyakan intan situs slot gacor yang kita temukan sendiri sekarang merupakan hasil pembentukan proses jutaan-miliar tahun yang lalu. Erupsi magma yang sangat kuat membawa intan-intan tersebut ke permukaan, membentuk pipa kimberlite, penamaan kimberlite ini sendiri berasal dari penemuan pertama pipa tempat intan yang mana berada di daerah Kimberley, Afrika Selatan.

Intan sendiri merupakan bagian dari batuan mulia yang masih memiliki keistimewaan karena kekerasannya. Dalam jajaran batu mulia, skala kekerasan intan sendiri telah mencapai 10 mohs, disusul dengan batuan safir dan rubi yang bisa mencapai 9 mohs, zamrud mencapai 7-8 mohs. Batuan akik atau yang dalam istilah gemstone sendiri digolongkan sebagai batuan setengah mulia karena memiliki kekerasan kurang dari 7 mohs.

Berbeda dengan intan, batuan akik terbentuk saat larutan hidrotermal semakin mendingin karena semakin dekat dengan permukaan. Sambil berjalan ke atas ini, dia mengisi rekahan dan pori-pori batuan, bahkan mengisi fosil kayu sehingga hasilnya bisa membatu. Batuan akik ini sendiri terbentuk oleh tudung-tudung silika atau larutan hidrotermal, yang tidak terlalu jauh dari permukaan tersebut. Temperaturnya sendiri kira-kira mencapai 300 derajat celsius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.